Nama : Dinda Dara Vonna
Nim :
17120075
Mata
Kuliah : Perilaku Konsumen
Soal
1. Jelaskan
dan sebutkan pengaruh lingkungan dalam
perilaku konsumen!
Jawab
Pengaruh
Lingkungan adalah semua karakteristik fisik dan sosial dari dunia eksternal
konsumen termaksuk didalamnya objek, fisik, hubungan keruangan, dan perilaku. Lingkungan
sangat mempengaruhi konsumen baik itu dari jenis produk maupun keputusan
membeli konsumen itu sendiri. maka dari itu penulis membahas tentang pengaruh
lingkungan tehadap konsumen.
Berikut
beberapa pengaruh lingkungan terhadap perilaku konsumen, antara lain:
1.
Pengaruh
Nilai-nilai budaya dan etnis
Budaya mengacu pada
seperangkat nilai, gagasan, artefak, dan simbol bermakna lainnya yang membantu
individu berkomunikasi, membuat tafsiran, dan melakukan evaluasi sebagai
anggota masyarakat. Kebudayaan sangat
erat hubungannya dengan masyarakat, oleh karena itu kebudayaan juga dapat
mempengaruhi perilaku konsumen.
Menurut Frederich Barth
(1988) istilah etnis menunjukkan pada suatu kelompok tertentu yang karena
kesamaan ras, agama, asal-usul bangsa, ataupun kombinasi dari kategori
tersebut terikat pada sistem nilai budayanya. Misalnya ras contohnya etnis
jawa, etnis batak.
Contoh kasus yang
menunjukkan bahwa kebudayaan mempengaruhi masyarakat dalam mengkonsumsi
barang atau jasa adalah: Budaya Meugang di Aceh.
Budaya Meugang adalah
tradisi memasak daging dan menikmatinya bersama keluarga, kerabat dan yatim
piatu oleh masyarakat Aceh, Indonesia. Meugang atau Makmeugang
adalah tradisi menyembelih kurban berupa kambing atau sapi dan dilaksanakan
setahun tiga kali, yakni Ramadhan, Idul Adha, dan Idul Fitri. Dengan budaya
yang seperti ini pembelian dan konsumsi daging sapi atau lembu akan sangat
meningkat sehingga sangat menguntungkan bagi para pedagang.
2.
Pengaruh
Kelas dan Status Sosial
Kelas sosial adalah
serangkaian konsep dalam ilmu-ilmu sosial dan teori politik berpusat pada model
stratifikasi sosial di mana seseorang dikelompokkan ke dalam seperangkat
kategori sosial hirarkis.
Status sosial adalah
sekumpulan hak dan kewajian yang dimiliki seseorang dalam masyarakatnya
(menurut Ralph Linton). Orang yang memiliki status sosial yang tinggi akan
ditempatkan lebih tinggi dalam struktur masyarakat dibandingkan dengan orang
yang status sosialnya rendah.
Contoh kasus yang
menunjukkan bahwa Kelas sosial mempengaruhi masyarakat dalam mengkonsumsi
barang atau jasa adalah: Faktor Kekayaan
Masyarakat kalangan atas
cenderung tertarik dengan barang-barang branded/bermerk serta limited edition
dengan harga yang lebih tinggi, dibanding dengan masyarakat kalangan bawah yang
lebih mengutamakan fungsi dari produk dan harga yang ditawarkan lebih rendah
dan murah. Hal ini bisa dilihat di mall-mall. Dimana kemewahan untuk melayani
orang-orang kelas atas. Pada saat bersamaan ada mall-mall kelas menengah yang
justru memampang diskon besar-besaran, dengan tampilan barang-barang murah demi
melayani (menarik dan merangkul) pasar keluarga menengah dan kelas sosial yang
dibawahnya.
3.
Pengaruh
Pribadi
Individu
merupakan unit terkecil pembentuk masyarakat. Dalam ilmu sosial, individu juga
berarti bagian terkecil dari kelompok masyarakat yang tidak dapat dipisahkan
lagi menjadi bagian yang lebih kecil. Pengaruh personal atau individu merupakan
factor yang mempengaruhi perilaku konsumen yang berasal dari factor pada diri
si konsumen, yang diantaranya :
·
Pekerjaan
·
Keadaan Ekonomi
·
Gaya Hidup
·
Kepribadian dan Konsep Diri
Contoh kasus yang
menunjukkan bahwa pengaruh Individu mempengaruhi masyarakat dalam
mengkonsumsi barang atau jasa adalah: Bidang Pekerjaan.
Pekerja
konstruksi sering membeli makan siang dari catering yang datang ke tempat
kerja. Bisnis eksekutif, membeli makan siang dari full service restoran,
sedangkan pekerja kantor membawa makan siangnya dari rumah atau membeli dari
restoran cepat saji terdekat.
4.
Pengaruh
Keluarga dan RT
Pengaruh keluarga
memberikan pengaruh yang besar dalam perilaku pembelian konsumen. Para pelaku
pasar telah memeriksa peran dan pengaruh suami, istri, dan anak dalam pembelian
produk dan servis yang berbeda. Anak-anak sebagai contoh, memberikan pengaruh
yang besar dalam keputusan yang melibatkan restoran fast food dan toko mainan.
Contoh kasus yang
menunjukkan bahwa Keluarga mempengaruhi masyarakat dalam mengkonsumsi
barang atau jasa adalah: Faktor anak-anak
Ketika satu keluarga yang
terdiri dari suami,istri dan anak berjalan-jalan di sebuat pusat perbelanjaan.
Biasanya sang anaklah yang akan memberikan pengaruh terhadap restoran mana yang
akan menjadi tempat ia dan keluarganya makan. Selain itu ketika satu keluarga
sedang berbelanja di mall dan seorang anak meminta mainan maka orang tua si
anak akan membelikan mainan untuk anaknya. Hal ini membuktikan bahwa keluarga
mempunyai pengaruh yang cukup besar terhadap perilaku konsumen terhadap
pembelian.
5.
Pengaruh
Situasi
Pengaruh situasi adalah
pengaruh yang timbul dari faktor yang khusus untuk waktu dan tempat yang
spesifik yang lepas dari karakteristik konsumen dan karakteristik obyek.
Menurut Asseal (1998) Faktor situasional adalah kondisi sesaat yang muncul pada
tempat dan waktu tertentu, kemunculanya terpisah dari diri produk maupun
konsumen.
Pengaruh situasional
dalam konsumen adalah faktor personal dan lingkungan sementara yang muncul pada
saat aktifitas konsumen , sehingga situasi konsumen meliputi faktor-faktor
sebagai berikut:
a. Melibatkan waktu dan tempat
di dalam aktivitas konsumen
b. Mempengaruhi tindakan
konsumen seperti perilaku pembelian
c. Situasi konsumen relative
merupakan jangka pendek, tidak termasuk karakteristik personal yang berlaku
dalam jangka panjang.
Contoh kasus yang menunjukkan bahwa Situasi mempengaruhi masyarakat
dalam mengkonsumsi barang atau jasa adalah: Faktor pembelian masker ketika
terjadi Kabut Asap
Ketika kabut asap melanda suatu wilayah dan pemerintah
meyarankan agar masyarakat sekitar menggunakan masker guna meminimalisir
terhirupnya kabut asap yang berbahaya bagi kesehatan. Pada kondisi ini membuktikan
bahwa permintaan masker kesehatan meningkat dan
konsumen memutuskan membeli masker.
Komentar
Posting Komentar